Sistem Informasi Penelusuran Perkara
PENGADILAN NEGERI PELAIHARI
INFORMASI DETAIL PERKARA



Nomor Perkara Penuntut Umum Terdakwa Status Perkara
7/Pid.S/2025/PN Pli ELIS NURLITA SARI,SH MARKUNI Minutasi
Tanggal Pendaftaran Selasa, 16 Des. 2025
Klasifikasi Perkara Pelanggaran Ketertiban Umum
Nomor Perkara 7/Pid.S/2025/PN Pli
Tanggal Surat Pelimpahan Senin, 15 Des. 2025
Nomor Surat Pelimpahan B-07/O.3.18/Eku.2/12/2025
Penuntut Umum
NoNama
1ELIS NURLITA SARI,SH
Terdakwa
NoNamaPenahanan
1MARKUNI[Penahanan]
Advokat
Anak Korban
Dakwaan

Bahwa terdakwa MARKUNI Bin JURNI (Alm) pada hari Selasa tanggal 04 November 2025 sekitar pukul 14.00 WITA atau setidak-tidaknya pada waktu tertentu dalam bulan November tahun 2025 atau setidaknya masih dalam tahun 2025, bertempat di sebuah rumah di Desa Pemalongan Rt.007 Rw.003 Kec. Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan atau setidak-tidaknya pada suatu tempat tertentu yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Pelaihari berwenang untuk memeriksa dan mengadilinya, telah melakukan perbuatan menyimpan menimbun, mempunyai persediaan memiliki, menggunakan, menjual atau menguasai minuman berlakohol, yang dilakukan oleh  terdakwa dengan cara:

 

-----------Berawal Terdakwa mendapatkan atau memperoleh minuman keras beralkohol tersebut dari seseorang yang Terdakwa temui diwarungnya sendiri dan akan Terdakwa jual kembali. Terdakwa membeli dari orang lain sebanyak 2 (dua) dus atau 24 (dua puluh empat) botol dengan 1 (satu) dus berisi 12 (dua belas) botol minuman keras beralkohol jenis Anggur Hijau merk Kawa Kawa dengan harga 1 (satu) botolnya adalah Rp.90.000,- (lima puluh ribu rupiah) dan laku terjual sebanyak 10 (Sepuluh) botol dan tersisa 2 (Dua) botol. Kemudian 1 (satu) dus berisi 12 (dua belas) botol minuman keras beralkohol jenis Anggur Putih merk Mc Donald dengan harga 1 (Satu) botolnya adalah Rp. 80.000,- (Delapan Puluh Ribu Rupiah) sudah laku terjual sebanyak 10 (Sepuluh) botol dan tersisa 2 (Dua) botol. Terdakwa mendapatkan keuntungan dari menjual minuman beralkohol tersebut dengan 1 (Satu) botol minuman keras beralkohol Jenis Anggur Hijau merk Kawa Kawa seharga Rp.100.000,- (Seratus Ribu Rupiah) dengan mendapatkan keuntungan sebesar Rp.10.000,- (sepuluh ribu rupiah) dari setiap botolnya, kemudian untuk menjual 1 (satu) botol minuman keras beralkohol jenis Anggur Putih merk Mc Donald dengan harga Rp.90.000,- (sembilan puluh ribu rupiah) dengan mendapat keuntungan sebesar Rp.10.000,- (sepuluh ribu rupiah) dari setiap botolnya. Keuntungan tersebut digunakan untuk kepentingan sehari-hari. Kemudian pada hari Selasa tanggal 04 November 2025 sekitar pukul 14.00 wita pada saat terdakwa sedang berada dirumahnya didatangi oleh saksi WALUYO RIYADI,S.H Bin H.SUYUD dan saksi IGNASIUS MARCHELINO.S ANAKDARI J.I.M SEMBIRING (keduanya Anggota Kepolisian Polsek Pelaihari) yang langsung mengamankan terdakwa beserta barang bukti berupa 4 (Empat) botol minuman keras beralkohol diantaranya 2 (dua) botol minuman keras beralkohol jenis Anggur Hijau merk Kawa Kawa dan 2 (dua) botol minuman keras beralkohol jenis Anggur Putih Merk Mc Donald untuk dijual kembali demi mendapatkan keuntungan yang saat itu ditemukan di dalam rumah bagian kamar milik terdakwa yang beralamat di Desa Pemalongan Rt.007 Rw.003 Kec. Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan, dimana dasar para saksi mengamankan terdakwa yaitu karena adanya giat Operasi Sikat 2 Intan 2025 dengan sasaran penyakit masyarakat, kemudian terdakwa beserta barang bukti yang ada dibawa oleh pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. --------------------------------------------------------------------

 

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 45 Ayat (1) huruf a Jo. Pasal 67 Ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Laut Nomor 7 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Pihak Dipublikasikan Ya